WeDefend - Monitor and Protect Windows from Remote Access Trojan
Tutorial Hacking and Security | Download Cheat | Download Software | Tips and Trik | Video | DOTA 2 Store Indonesia
Showing posts with label Crack. Show all posts
Showing posts with label Crack. Show all posts
Video Cara Menggunakan RATrojan
Cara Menggunakan RAT (Remote Access Tool ) 2017-2018
Cara Menggunakan RAT (Remote AccessTrojan)
Video Cara Menggunakan RAT (Remote AccessTrojan)
Video Cara Menggunakan RAT (Remote AccessTrojan) nJRAT
Cara Menggunakan RAT (Remote AccessTrojan)
Video Cara Menggunakan RAT (Remote AccessTrojan)
Video Cara Menggunakan RAT (Remote AccessTrojan) nJRAT
Pilih Mana Android atau iPhone ?
Lebih Aman Manakah Android atau Iphone
Kelebihan, Kekurangan Android dan Iphone
Kelebihan, Kekurangan Android dan Iphone
Cara Hack Password Wifi WPA2-PSK Dengan Wifite WPS
Cara Hack Password Wifi WPA2-PSK Dengan Wifite WPS
Cara Hack Password Wifi dengan Metode WPS (Wi-Fi Protected Setup)
Cara Mudah Hack Wifi Orang Lain
Cara Hack Password Wifi dengan Metode WPS (Wi-Fi Protected Setup)
Cara Mudah Hack Wifi Orang Lain
Install Kali Linux Dual Boot with Windows
Kali Linux Dual Booting | Kali Linux with Windows
Cara Install Kali Linux | Cara Dual Boot Kali Linux Dengan Windows 7, 8 & 10
Cara Install Kali Linux | Cara Dual Boot Kali Linux Dengan Windows 7, 8 & 10
Tutorial Carding CC (Credit Card) Dan PP (PayPal)
Tutorial Carding Onlineshop | Tutorial Carding 2015 | Cara Carding
Cara Carding Onlineshop | Carding 2015 | Carding School Newbie
Cara Carding Onlineshop | Carding 2015 | Carding School Newbie
Download WinRAR 4.20 Full Crack Free
Download WinRAR Full Crack Free | Download WinRAR 4.20 Full Crack Free
Download WinRAR 4.20 Full Crack, Keygen, Patch | Download WinRAR
Download WinRAR 4.20 Full Crack, Keygen, Patch | Download WinRAR
Hacking And Cracking Tools 2012
Berikut ini adalah Download Hacking Tools 2012, Hacking Tools 2012, Tools Hacking 2012, Cracking Tools 2012, Tools Cracking 2012, Tool Hack 2012, Tool Crack 2012, Tool Hacking 2012, Tool Cracking 2012, Tool Hacker 2012, Tool Cracker 2012, Tools Hacker 2012, Tools Cracker 2012 yang mungkin bisa bermanfaat untuk bisa anda pakai di 2012. Happy Hacking All:
Ayo Download Hacking Tools 2012 – Hacker Tools 2012 – Hack Tool 2012 – Hacker Tool 2012 – – Hacking Tool 2012 – Hack Tool 2012 – Cracking Tools 2012 – Cracker Tools 2012 – Cracking Tool 2012 – Cracker Tool 2012 – Crack Tools 2012 – Crack Tool 2012..
1. MySQL Password Auditor: Tools untuk melakukan audit / melakukan recovery password di MYSQL:

2. Mole SQL Injection: Tool yang biasa digunakan untuk melakukan SQL Injection di website, sangat mudah dan nyaman.
3. X-SCAN: Tools ini digunakan untuk melakukan pengecekan vulnerability terhadap network.

4. SQLSUS SQL Injection: Ini adalah tools untuk melakukan SQL Injection juga, di buat dengan bahasa perl, jadi harus install perl untuk bisa menggunakan tools ini.

5. W3AF Web Application Attack and Audit Framework: Merupakan tool untuk melakukan attack dan audit terhadap aplikasi website, tool ini sangat populer saat ini.
6. DIR BUSTER: Merupakan tools untuk mencari nama directory dan nama file yang ada di website, tools ini sangat bermanfaat untuk mengetahui informasi halaman apa saja yang ada di website target.
7. WINAUTOPWN: Merupakan sebuah tools yang digunakan untuk mengexploitasi secara langsung Windows Framework, sehingga secara otomatis kita yang akan menjadi administrator di windows tersebut. Banyak digunakan oleh “Defacer” Indonesia untuk melakukan deface terhadap Windows Server 
8. Multi Thread TCP Port Scanner: Tools untuk melakukan scanning port yang sedang digunakan dengan multi threading, sehingga bisa berbagai IP & Port yang bisa anda check.

9. NetworkMiner: Merupakan tools untuk melakukan analysis network forensik untuk Windows, banyak di gunakan untuk mengawasi lalu lintas network.
10. RAR Password Cracker: Kebanyakan digunakan untuk melakukan crack terhadap RAR yang di password.
Semoga bermanfaat all..
BinusHacker
BinusHacker
Tools Hacking
1. Cain&Abel
Merupakan aplikasi favorite yang sangat banyak diminati oleh para attacker karena gunanya untuk mengintip atau sniffing pemantauan lalu lintas jaringan beserta informasi username dan password yang berjalan pada lalu lintas jaringan tersebut. Anda dapat mendownloadnya pada website www.oxid.it.cain.html aplikasi ini dilengkapi oleh fasilitas Dictionary attack , Brute-Force and Cryptanalysis attacks. yang merekam pembicaraan VoIP , Cracking Jaringan Wireless dan sebgainya
2. WireShark
Merupakan tool untuk menganalisa protocol jaringan melalui metode sniffing tool ini mirip seperti Cain&Abel yang memiliki fungsi mencuri data yang lalu-lalang dalam sebuah jaringan . Tool ini dapat melakukan cracking password yang berterbangan dalam sebuah TCP/IP anda dapat mendownloadnya di www.wireshark.org/download.html
3. NetCut
Melakukan pemantauan terhadap lalu-lintas jaringan pada computer target, tetapi mampu memutus koneksi internet dari computer target dengan mudah. Anda bisa mendownload di www.arcain.com
Merupakan aplikasi favorite yang sangat banyak diminati oleh para attacker karena gunanya untuk mengintip atau sniffing pemantauan lalu lintas jaringan beserta informasi username dan password yang berjalan pada lalu lintas jaringan tersebut. Anda dapat mendownloadnya pada website www.oxid.it.cain.html aplikasi ini dilengkapi oleh fasilitas Dictionary attack , Brute-Force and Cryptanalysis attacks. yang merekam pembicaraan VoIP , Cracking Jaringan Wireless dan sebgainya
2. WireShark
Merupakan tool untuk menganalisa protocol jaringan melalui metode sniffing tool ini mirip seperti Cain&Abel yang memiliki fungsi mencuri data yang lalu-lalang dalam sebuah jaringan . Tool ini dapat melakukan cracking password yang berterbangan dalam sebuah TCP/IP anda dapat mendownloadnya di www.wireshark.org/download.html
3. NetCut
Melakukan pemantauan terhadap lalu-lintas jaringan pada computer target, tetapi mampu memutus koneksi internet dari computer target dengan mudah. Anda bisa mendownload di www.arcain.com
7 Hacker Pembobol Sever Telkomsel Ditangkap
Penyidik Bareskrim Polri menangkap 7 pelaku (hecker) pembobol pulsa dengan cara membobol server milik PT Telkomsel, Tbk. Dari aksi pembobolan pulsa yang dilakukan sejak 2010 itu ditaksir Tekomsel menderita kerugian mencapai Rp10 miliar.
"Aksinya ini ketahuannya pada saat diaudit keuangan pada provider tersebut. Ternyata, jumlah pulsa yang dijual dengan keuangan yang diterima jauh berbeda. Pihak Telkomsel mengaku rugi Rp10 miliar, dari pihak pelaku Rp4 miliar," ungkap Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (9/1).
Ketujuh pelaku pembobol yang mahir dibidang IT (informasi teknologi) itu adalah berinisial FA, AH, MA, SP, DY, IA, LK. Jadi ketujuh pelaku , tambah Saud peranan FA bertugas membobol server Telkomsel yang dibantu AH. Ketiga, MA membantu FA untuk menjebol server dan menyiapkan script untuk memfasilitasi pencurian pulsanya.
Kemudian ada tersangka SP yang ikut membantu membobol server, menyiapkan script dan melaksanakan pencurian pulsa serta menjual ke masyarakat. Kemudian DY membantu melakukan penjebolan server, mencuri dan ikut juga penjual pulsa. "Jadi mereka ini pemain sekaligus penjual dengan rekan-rekanya," lanjut Saud.
Kemudian tersangka IA, juga ikut pula memasarkan pulsa ini. Sama halnya tersangka LK yang membantu AH menjual pulsa serta menerima dan menyimpan sejumlah uang hasil penjualan pulsa tersebut yang dimasukan ke rekening. “Memang, mereka-mereka ini ahli IT," beber Saud.
Proses penjualan pulsa yang beredar di publik, khususnya dengan menggunakan pengisian pulsa elektrik para pelaku kemudian mencoba membobol server milik Telkomsel. Caranya bobolnya yang dilakukan tersangka ini butuh percobaan berkali-kali sehingga pada akhirnya mereka berhasil.
"Awalnya mereka ini menggunakannya untuk pribadi dulu untuk mengetahui apakah benar pulsanya bertambah dan dapat digunakan pulsa yang hasil menjebol server itu," kata Saud.
Setelah pembobolan server pulsa sukses dipakai untuk pribadi, lalu komplotan ini lantas memasarkanya melalui situs Kaskus.
Dari hasil laporan pihak Telkomsel ke polisi, tim cyber crime Mabes Polri lantas melakukan olah TKP untuk mencari tahu bagaimana, server tersebut dapat bobol dan bagaimana pemasarannya serta proses pembayarannya.
"Hingga pada akhirnya kita bisa menangkap 7 orang pelakunya. Kita menangkap 7 orang di berbagai daerah Jakarta dan bandung," jelas Saud.
Dari gasil penangkapan itu, penyidik penyita sejumlah barang bukti di antaranya4 CPU, 4 laptop, 6 flashdisk, 2 eksternal harddisk, 1 modem, 1 unit token BCA, 1 buku tabungan bank syariah mandiri, 1 buku tabungan Bank Mandiri, 4 buku tabungan BCA. Kemudian, 1 kartu atm BCA, 1 bundel kuitansi pembayaran, 1 lembar sertifikat tanah, 2 buah handphone, 2 unit kendaraan roda 4, 2 unit kendaraan roda dua, 2 simcard kartu AS untuk transaksi pulsa. Kemudian 20 simcard dari berbagai provider milik mereka.
Akibat perbuatanya ke-7 tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP jo Pasal 50, Pasal 22 huruf D UU 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi serta atau Pasal 46 ayat (1), (2) dan (3) jo Pasal 30 ayat (1), (2) dan (3) UU 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 3, 4 dan 5 UU 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang. "Tersangka saat ini ditahan di Rutan Bareskrim Polri,"pungkas Saud. (frida astuti/bus)
"Aksinya ini ketahuannya pada saat diaudit keuangan pada provider tersebut. Ternyata, jumlah pulsa yang dijual dengan keuangan yang diterima jauh berbeda. Pihak Telkomsel mengaku rugi Rp10 miliar, dari pihak pelaku Rp4 miliar," ungkap Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (9/1).
Ketujuh pelaku pembobol yang mahir dibidang IT (informasi teknologi) itu adalah berinisial FA, AH, MA, SP, DY, IA, LK. Jadi ketujuh pelaku , tambah Saud peranan FA bertugas membobol server Telkomsel yang dibantu AH. Ketiga, MA membantu FA untuk menjebol server dan menyiapkan script untuk memfasilitasi pencurian pulsanya.
Kemudian ada tersangka SP yang ikut membantu membobol server, menyiapkan script dan melaksanakan pencurian pulsa serta menjual ke masyarakat. Kemudian DY membantu melakukan penjebolan server, mencuri dan ikut juga penjual pulsa. "Jadi mereka ini pemain sekaligus penjual dengan rekan-rekanya," lanjut Saud.
Kemudian tersangka IA, juga ikut pula memasarkan pulsa ini. Sama halnya tersangka LK yang membantu AH menjual pulsa serta menerima dan menyimpan sejumlah uang hasil penjualan pulsa tersebut yang dimasukan ke rekening. “Memang, mereka-mereka ini ahli IT," beber Saud.
Proses penjualan pulsa yang beredar di publik, khususnya dengan menggunakan pengisian pulsa elektrik para pelaku kemudian mencoba membobol server milik Telkomsel. Caranya bobolnya yang dilakukan tersangka ini butuh percobaan berkali-kali sehingga pada akhirnya mereka berhasil.
"Awalnya mereka ini menggunakannya untuk pribadi dulu untuk mengetahui apakah benar pulsanya bertambah dan dapat digunakan pulsa yang hasil menjebol server itu," kata Saud.
Setelah pembobolan server pulsa sukses dipakai untuk pribadi, lalu komplotan ini lantas memasarkanya melalui situs Kaskus.
Dari hasil laporan pihak Telkomsel ke polisi, tim cyber crime Mabes Polri lantas melakukan olah TKP untuk mencari tahu bagaimana, server tersebut dapat bobol dan bagaimana pemasarannya serta proses pembayarannya.
"Hingga pada akhirnya kita bisa menangkap 7 orang pelakunya. Kita menangkap 7 orang di berbagai daerah Jakarta dan bandung," jelas Saud.
Dari gasil penangkapan itu, penyidik penyita sejumlah barang bukti di antaranya4 CPU, 4 laptop, 6 flashdisk, 2 eksternal harddisk, 1 modem, 1 unit token BCA, 1 buku tabungan bank syariah mandiri, 1 buku tabungan Bank Mandiri, 4 buku tabungan BCA. Kemudian, 1 kartu atm BCA, 1 bundel kuitansi pembayaran, 1 lembar sertifikat tanah, 2 buah handphone, 2 unit kendaraan roda 4, 2 unit kendaraan roda dua, 2 simcard kartu AS untuk transaksi pulsa. Kemudian 20 simcard dari berbagai provider milik mereka.
Akibat perbuatanya ke-7 tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP jo Pasal 50, Pasal 22 huruf D UU 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi serta atau Pasal 46 ayat (1), (2) dan (3) jo Pasal 30 ayat (1), (2) dan (3) UU 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 3, 4 dan 5 UU 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang. "Tersangka saat ini ditahan di Rutan Bareskrim Polri,"pungkas Saud. (frida astuti/bus)
Subscribe to:
Posts (Atom)